Kamis, 05 Nov 2026 22:47 WIB

Bantuan Jagung 200 Ton dan Benih Rp1,8 Miliar Disalurkan di Blitar, TNI Siap Kawal Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Dandim 0808/Blitar dan jajaran daerah dalam kegiatan penguatan sektor pertanian dan peternakan di Kecamatan Udanawu.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Dandim 0808/Blitar dan jajaran daerah dalam kegiatan penguatan sektor pertanian dan peternakan di Kecamatan Udanawu.

Jatimvote.com – Pemerintah pusat memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Blitar melalui penyaluran bantuan benih jagung, cadangan jagung pakan, serta alat mesin pertanian.

Program tersebut disalurkan dalam kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Kamis (5/11/2026).

Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan turut menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran TNI menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan.

Bantuan Benih Jagung dan Cadangan Pakan Disalurkan
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan benih jagung senilai Rp1,8 miliar. Bantuan itu diangkut menggunakan tujuh truk.

Selain itu, sebanyak 200 ton jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan menggunakan 18 truk. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.

Pemerintah juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian berupa traktor kepada kelompok tani setempat. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman benih jagung bersama Koperasi Produsen Peternak Inspirasi Blitar atau Mikro Kopi Blitar.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat ketersediaan jagung sebagai bahan pakan ternak. Dengan demikian, hubungan pasokan antara petani jagung dan peternak ayam petelur diharapkan semakin kuat.

Mentan Dorong Perluasan Lahan dan Peran Koperasi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi inisiatif pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Blitar.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Blitar terus mengidentifikasi lahan potensial untuk pengembangan tanaman jagung. Pemerintah pusat, menurutnya, siap memberikan bantuan benih gratis secara berkelanjutan.

Penguatan koperasi juga menjadi perhatian. Koperasi diharapkan berperan sebagai penghubung rantai pasok antara petani, peternak, dan pasar.

Dalam arahannya, Mentan menyebut alokasi anggaran bantuan sektor pertanian untuk Jawa Timur pada 2026 mencapai lebih dari Rp3 triliun.

Anggaran tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi pangan, menjaga efisiensi harga pakan, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

Ia juga mengingatkan agar penyaluran bantuan dikawal sehingga tepat sasaran. Kolaborasi petani, peternak, koperasi, TNI, dan pemerintah daerah dinilai penting untuk memperkuat kemandirian pangan.

Kodim 0808/Blitar Siap Kawal Program Ketahanan Pangan
Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Pertanian menjadi momentum memperkuat kemitraan rantai pasok lokal.

Menurutnya, hubungan langsung antara petani jagung dan peternak ayam petelur dapat mendukung terbentuknya mekanisme harga yang lebih adil.

Petani diharapkan memperoleh keuntungan yang layak. Sementara itu, peternak diharapkan mendapatkan pasokan pakan dengan harga yang lebih efisien.

Ia juga menilai bantuan jagung pakan melalui program SPHP dapat membantu peternak menekan biaya operasional produksi.

Kodim 0808/Blitar menyatakan siap mendukung dan mengawal program ketahanan pangan pemerintah pusat maupun daerah. Dukungan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi petani dan peternak di wilayah Blitar.

Editor : Redaksi