Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem, Polres Lumajang Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi memimpin Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi memimpin Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang.

JatimVote.com – Polres Lumajang menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana alam dan cuaca ekstrem. Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Lumajang, Dandim 0821 Lumajang, pejabat utama Polres Lumajang, para Kapolsek jajaran, Kepala Satpol PP, serta Kepala BPBD Kabupaten Lumajang.

Lumajang Memiliki Beragam Potensi Bencana
Dalam amanatnya, Riki mengingatkan kondisi geografis Lumajang memiliki sejumlah potensi kerawanan bencana.

Ancaman tersebut meliputi erupsi gunung berapi, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang. Karena itu, seluruh unsur diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

“Kita menyadari wilayah Lumajang memiliki potensi kerawanan bencana alam. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan kewaspadaan dari seluruh unsur, baik aparat maupun partisipasi aktif masyarakat, menjadi hal penting untuk kita antisipasi bersama,” tegas Riki.

Kapolres juga meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung.

Selain itu, petugas diminta memperkuat deteksi dini, mitigasi, serta kecepatan merespons perkembangan situasi di wilayah masing-masing.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Penanganan
Riki menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan instansi terkait.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan koordinasi yang kuat. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas tanpa mengedepankan ego sektoral.

“Kepada seluruh jajaran lintas sektor, relawan, dan instansi terkait, mari terus perkuat sinergitas. Hilangkan ego sektoral, kedepankan kepentingan masyarakat, dan pastikan setiap langkah penanganan dilaksanakan secara cepat, tepat, profesional, dan humanis,” ujarnya.

Kapolres juga meminta personel aktif memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan kewaspadaan warga dalam menghadapi potensi bencana.

Ia kembali menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam setiap langkah penanganan.

“Saya tegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” pungkasnya.

Editor : Redaksi